kesenian indonesia

October 13, 2009

tari topeng

Filed under: seni tari — nenengnurlatipah @ 2:41 am

Drama tari topeng adalah merupakan seni tari warisan budaya masyarakat Hidu

yang ada di Bali, yang terus berjalan dan berkembang, berubah sejalan dengan
perubahan nilai nilai artistik, sosial, dan kultural dari masyarakat Bali.
Kemampuannya beradaptasi dengan berbagai perubahan yang terjadi dalam
lingkungan masyarakat pendukungnya telah membuat drama tari tupeng ini hingga
kini mendapat tempat yang cukup istimewa dihati masyarakat, khususnya Hindu
yang ada di Bali maupun orang bali yang ada diluar bali.
Kedepan masyarakat perlu tetap terbuka namun selektip dalam menerima berbagi
inovasi yang dilakukan oleh para seniman topeng dalam meresponse berbagai
perubahan yang terjadi disekitarnya. Hanya dengan sikap seperti ini, kita akan
memberikan kondisi yang kondusif bagi seni pertopengan kita agar tetap hidup
dan berfungsi dalam berbagai aspek kehidupan spiritual, Social, dan cultural
dari masyarakat kita.
Semoga warisan budaya adi luhung ini akan tetap hidup bagaikan sekuntum bungan
yang senantiasa menebar bau haarum semerbak dalam kehidupan seni dan budaya
bali sebagai bagian dari kekayaan budaya Indonesia.

TINJAUAN SEJARAH:
Latarbelakang topeng di Bali pada umumnya, dikaitkan dengan adanya Topeng di
Blahbatuh (Gianyar) dalam penelitian yang telah dilaksanakan dalam tahun 1977.
Team akademi senitari Denpasar, berhasil mengumpulkan data-data, tentang
bagaimana munculnya topeng di Blahbatuh ini.
Namun sebelumnya perlu kiranya diketahui, seni pertunjukan mempergunakan topeng
di bali sudah berkembang sejak zaman pemrintahan raja Jaya Pangus sekitar abad
X. Dalam kumpulan prasasti Jaya Pangus ini sudah ditemui beberapa istilah
istilah seperti: atapukan yang artinya pertunjukan yang mempergunakan alat alat
penutup muka ( TOPENG )

Di Pura dalam penataran Topeng Blahbatuh, tersimpan topeng sebanyak 22 buah
berasal dari Jawa dan Bali, satu diantaranya adalah Topeng Maha Patih Gajah
Mada, yang konon sempat diboyong Keistana, sekarang ini keberadaanya entah
diamana, semoga Karisma dari topeng ini tetap memberikan Nuansa keagungan
Nusantara.
Dari mana asal muasal 22 topeng yang ada di Blahbatuh ini....mari kita ikuti
sejarahnya.

Dalem Waturenggong.
Beliau adalah seorang Dalem kerajaan gelgel yang konon parasnya sangat tampan,
disamping tampan beliau juga ”BAGUS AENG” sehingga sangat karismatik dalam
peminpinannya.
Untuk mendapatkan pasangan yang sepadan, maka beliau melamar seorang Putri
kerajaan Blambangan, yang sangat aduhai kadi ratih ring
umbara.......he.......he......
Setelah lamarannya diterima oleh raja Blambangan, dalam tahap pengambilan
keputusan, maka secara diam diam sang putri mengirim utusan  detektip ke Gelgel
untuk meyakinkan seperti apasih Dalem Waturenggong itu yang konon guantengnya
ratu sejagat. ( sayang waktu itu tidak ada camera ) maka yang dipakai memotret
adalah tukang lukis yang dikirimkan...pokoknya orat oret.....asal jadi ( bukan
jeprat jeprat asal jadi) he...

Namun entah bagaimana sipelukis wajah ini, .......berani membelot, sehingga
wajah Dalem kita yang guagah.... ini munculah wajah seorang yang sedang sakit
gigi.....ah....tulalit.....tiang dari lulali.....?Tulalit lah.......
Akhrinya terjadilah persitegangan saat itu, Blambangan diserang habis and
takluk.......... sampai akhirnya, sebagai tanda bukti kemenangan kerajaan
Gelgel bawalah beberpa buah Tapel / topeng dari beberapa maha patih, putri
cantik, dsbnya sebanyak 22 buah sebagai tanda menyerah dan Blambanan under
kekuasaan Raja Bali.........

Mengenal Jenis Jenis Topeng
Ada 4 jenis topeng yang kita kenal adalah, Topeng sidhakarya, Topeng Panca,
Topeng Prembon, Topeng Bondres....es....es....
Yang ini sampai sekarang sangat melekat dihati masyarakat Hindu. Walaupun Hak
patent nya sudah di patentkan oleh Jepang ( irage nu saling gut gut ) sementara
jepang sudah menpatenkannya.

Nah Sekarang supaya Mangkunya tidak Ngomel Pedidi, tolong dijawab sebagai
berikut.
Kenapa disebut Topeng Sidhakarya.....
Kenapa pada saat penutupan Topeng sidhakarya selalu ngejuk anak cerik untuk
ending upakara
Pada saat Pujawali, jeg merebut Topeng, Wayang Lemah, Kulkul, Dharmawacana,
kekidung nodak, kenapa harus bersamaan,,,.....? Pussiiiinggggg cen kaden pebalih
Siapa yang tau keberadaan Topeng Gajah Mada sekarang ada dimana......?
Apa bedanya Topeng dengan Tapel......ayo lho siapa bisa jawab................?
Jawaban dikirimkan selambat lambatnya akhir October......
Berhadiah, dan ambil sendiri....beli sendiri....dan bahyar sendiri.
Suksme.

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: